banner 1080x1921
banner 1080x1921
SirimauPos

GUBERNUR MALUKU DAN WIDYA KUNJUNGI DUSUN ORI DESA PELAUW

Maluku Tengah,  Sirimaupos.com Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail didampingi Ketua TP.PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad beserta rombongan, melaksanakan kunjungan kerjanya di Dusun Ori, Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pada Rabu (26/4/2023).

Kunjungan tersebut, sehubungan dengan acara Pemasangan Tiang Alif dan Peresmian Masjid Al-Muhajirin oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, yang ditandai dengan pemukulan bedug dan penandatanganan prasasti.

SirimauPos

Setibanya di sana Gubernur dan rombongan disambut dengan pengalungan kain adat, yang diiringi Hadrat dan Tari Sawat

Masjid Al-Muhajirin telah beberapa kali dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah direnovasi sering mengalami kebocoran, dan kerapuhan, dan atas bantuan Yayasan solihin gunung darush sholihin dan Rumaysho Peduli Indonesia di bawah binaan K.H. Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc dan sumbangan dari masyarakat Ori dibangun Kembali Masjid ini.

Pembina Yayasan Darus Sholihin dan Rumaysho Peduli Indonesia KH. Muhammad Abduh Tuasikal, menjelaskan bahwa Rancangan Anggaran Biaya Pembangunan Masjid ini awalnya sebesar Rp.2.8 miliar, namun dikarenakan ada kebutuhan lainnya dan ditambah dengan dua kubah, maka dana yang dihabiskan untuk pembangunan Masjid Al-Muhajirin Dusun Ori Negeri Pelauw Kabupaten Maluku Tengah ini, sebesar Rp.3.2 miliar.

Gubernur Maluku Murad Ismail pada kesempatan itu, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang memiliki Prakarsa untuk melaksanakan pembangunan Masjid Al-Muhajirin ini.

SirimauPos

Pada kesempatan itu juga Gubernur Maluku, menyampaikan bahwa dari dana pribadi dirinya dan keluarga akan menyumbangkan sebesar Rp.300juta.

“Semoga apa yang dilakukan ini dapat tercatat sebagai amal jaminan bagi bapak/ibu sekalian.” Harapnya.
Upu Latu Maluku itu juga menyampaikan peresmian Masjid ini, bukan hanya dijadikan sebagai tempat beribadah atau tempat berkumpul semata, namun lebih dari itu dijadikan sebagai tempat pembinaan sikap perilaku dalam rangka meneguhkan iman, taqwa, dan akhlak.

“Mari memakmurkan masjid ini dengan menjalankan sholat lima waktu secara berjamaah.” Ajaknya.

Gubernur juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pulau Haruku, khususnya masyarakat Ori agar terus menjaga kemanan, dan kedamaian di Negeri.

“Kalau ada persoalan harap diselesaikan dengan arif dan bijaksana dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh negeri setempat dan aparat keamanan serta jangan main hakim sendiri.” Tegasnya.

Hadir juga pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Maluku dan Istri, Penjabat Bupati Maluku Tengah, Penjabat Bupati Buru, Penjabat Bupati Seram Bagian Timur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku, Ustad M. Abdul Tuasikal, Raja Negeri Kailolo, Rohomoni, dan Hulaliu, dan Pelauw, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Imam Masjid, beserta unsur lainnya. (Diskominfo Maluku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten Dilindungi !