SirimauPos
SirimauPos

Amboina Color Fun Walk Sebuah Eforia Hura-Hura “Makan Puji” Boroskan APBD

AMBON, SirimauPos – Pelaksanaan Amboina Color Fun Walk yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata menuai sorotan publik. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon itu dinilai sejumlah kalangan tidak sejalan dengan tuntutan efisiensi anggaran serta kebutuhan mendesak masyarakat yang masih menanti berbagai pembenahan layanan publik.
Kritik muncul karena kegiatan yang dikemas sebagai agenda rekreasi masyarakat tersebut berlangsung di tengah berbagai persoalan kota yang dinilai lebih prioritas, mulai dari infrastruktur, pengelolaan sampah, hingga program pengentasan kemiskinan. Sejumlah warga mempertanyakan urgensi penggunaan anggaran daerah untuk kegiatan yang dianggap lebih berorientasi pada hiburan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejak pukul 06.00 WIT ribuan peserta telah memadati kawasan Lapangan Merdeka. Acara diawali dengan senam sehat bersama yang dilanjutkan dengan senam Sumba dan berbagai aktivitas hiburan yang dipandu instruktur di atas panggung utama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta jalan santai oleh pejabat daerah.

Para peserta menempuh rute yang telah ditentukan melewati sejumlah ruas jalan utama Kota Ambon sebelum kembali ke titik akhir di Lapangan Merdeka.
Puncak kegiatan ditandai dengan atraksi lempar bubuk warna-warni atau color powder yang menciptakan suasana meriah di area kegiatan. Selain itu, panitia juga membagikan kupon door prize dengan berbagai hadiah sebagai daya tarik tambahan bagi peserta yang hadir.
Meski penyelenggara menyebut kegiatan tersebut turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta dukungan sponsor swasta untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal, sebagian masyarakat menilai kegiatan tersebut tetap perlu dipertanggungjawabkan secara terbuka, terutama terkait penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD.
Sorotan publik semakin menguat karena waktu pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan momentum pembukaan Piala Dunia yang berlangsung pada hari yang sama. Sejumlah pihak menduga agenda tersebut sengaja dirancang untuk mengakomodasi euforia sepak bola yang tengah berkembang di tengah masyarakat.
Pengamat kebijakan publik dan sejumlah elemen masyarakat menilai pemerintah daerah seharusnya lebih berhati-hati dalam menentukan prioritas belanja daerah. Menurut mereka, setiap program yang menggunakan dana publik harus memiliki dampak langsung yang terukur terhadap kesejahteraan masyarakat.
Seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi kegiatan menilai pemerintah perlu lebih fokus pada persoalan dasar yang masih dihadapi masyarakat.
“APBD itu dibiayai dari pajak rakyat, harusnya kembali ke rakyat untuk perbaikan infrastruktur, penanganan sampah, atau pengentasan kemiskinan di Ambon. Bukan untuk pesta warna, bagi-bagi hadiah, apalagi sampai membiayai konvoi Piala Dunia.

Walikota harus peka terhadap kondisi ekonomi warga saat ini,” kata Rudi seorang warga Ambon.
Menurut Rudi pemerintah perlu memastikan bahwa setiap pengeluaran daerah benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat luas, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga kota.
Dari sisi kebijakan publik, transparansi anggaran menjadi isu utama yang mengemuka setelah pelaksanaan kegiatan tersebut. Berbagai elemen masyarakat meminta Pemkot Ambon membuka rincian sumber pendanaan, besaran biaya pelaksanaan, serta kontribusi sponsor yang terlibat dalam kegiatan Amboina Color Fun Walk.
Selain persoalan anggaran, masyarakat juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak memfasilitasi kegiatan konvoi atau perayaan yang berpotensi menimbulkan kemacetan, gangguan ketertiban umum, maupun polusi suara.

Mereka berharap euforia olahraga tetap berlangsung secara tertib tanpa membebani keuangan daerah.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat penjelasan resmi yang memuat rincian anggaran pelaksanaan Amboina Color Fun Walk. Namun, tuntutan keterbukaan informasi publik terkait penggunaan dana kegiatan terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat.
Perdebatan mengenai pelaksanaan Amboina Color Fun Walk pada akhirnya tidak hanya berbicara soal sebuah kegiatan hiburan, tetapi juga menyangkut arah kebijakan pembangunan daerah.

Publik kini menanti langkah Pemkot Ambon dalam memberikan penjelasan yang transparan sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah digunakan sesuai kebutuhan dan prioritas masyarakat.(sp)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !