Ambon, Sirimaupos.com — Pemerintah Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Raja Negeri Tulehu, Urian Ohorella, saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (13/3) di Kantor Negeri Tulehu. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang momen mudik Lebaran.
Tulehu sendiri merupakan salah satu kawasan strategis di Maluku karena menjadi pintu masuk utama jalur transportasi laut yang menghubungkan sejumlah wilayah, seperti Pulau Seram, Saparua, Nusalaut, Haruku, hingga Kota Ambon.
Tingginya mobilitas penumpang di pelabuhan Tulehu menjelang Lebaran dinilai berpotensi meningkatkan kerawanan keamanan, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Euforia Lebaran memang harus dinikmati, tetapi masyarakat tetap harus menjaga stabilitas keamanan karena Tulehu merupakan jalur mudik yang sangat ramai,” kata Raja Negeri Tulehu, Urian Ohorella.
Menurutnya, lonjakan arus mudik tidak hanya berdampak pada kepadatan transportasi, tetapi juga berpotensi memicu gangguan kamtibmas jika tidak diantisipasi secara dini.
Karena itu, pemerintah negeri telah melakukan koordinasi intensif dengan aparat keamanan, khususnya Polsek Salahutu, guna memastikan situasi tetap kondusif selama periode mudik hingga perayaan Idul Fitri.
Salah satu fokus pengawasan adalah peredaran minuman keras tradisional jenis sopi yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan dan dinilai dapat memicu gangguan ketertiban.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi peredaran miras, khususnya sopi yang biasanya masuk menjelang hari raya,” kata Urian Ohorella.
Langkah pengamanan juga diperluas dengan melakukan pengawasan di titik-titik strategis, seperti wilayah perbatasan negeri, pelabuhan, serta pangkalan speedboat di pesisir Tulehu.
Selain itu, pemerintah negeri turut membangun komunikasi lintas wilayah dengan raja-raja negeri tetangga guna memperkuat pengendalian distribusi minuman keras dan menjaga stabilitas kawasan secara menyeluruh.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi preventif untuk menekan potensi konflik sosial maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri.
Dengan sinergi antara pemerintah negeri, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Tulehu tetap aman, tertib, dan kondusif selama momentum Lebaran.
Pemerintah Negeri Tulehu juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan jika ditemukan potensi gangguan keamanan di wilayah mereka.(*)
Raja Tulehu Serukan Warga Jaga Keamanan Jelang Lebaran










