SirimauPos
SirimauPos

Mahasiswa Unpatti Raih Prestasi di Lomba Karya Ilmiah INPEX, Angkat Isu Lingkungan

AMBON, Sirimaupos. com — Mahasiswa Universitas Pattimura kembali menorehkan prestasi akademik melalui ajang lomba karya ilmiah yang diselenggarakan oleh INPEX Masela Ltd.. Kompetisi ini menjadi wadah strategis dalam mendorong budaya ilmiah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan di kalangan generasi muda.
Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga menjadi ruang pengembangan gagasan ilmiah berbasis persoalan nyata, khususnya terkait pengelolaan sampah yang kian menjadi tantangan global dan lokal.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kubangun, menegaskan bahwa lomba karya ilmiah ini memiliki peran penting dalam membangun pola pikir kritis dan solutif mahasiswa.
“Lomba karya ilmiah ini bertujuan memacu dan memotivasi mahasiswa agar mampu menuangkan gagasan ilmiah berbasis persoalan nyata di lingkungan mereka,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni, Nur Aida Kubangun.
Ia menjelaskan, tema yang diangkat dalam kompetisi tersebut, yakni “Sampah Hari Ini, Bencana Masa Depan”, dinilai sangat relevan dengan kondisi lingkungan saat ini dan menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi inovatif.
Menurutnya, karya-karya mahasiswa menunjukkan kualitas yang membanggakan, terutama dalam mengangkat konsep daur ulang sampah berbasis potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
“Tema ini sangat relevan dan menantang mahasiswa untuk menghadirkan solusi inovatif terhadap persoalan pengelolaan sampah,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni, Nur Aida Kubangun.
Lebih lanjut, dukungan dari INPEX tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan lomba, tetapi juga melalui pemberian beasiswa kepada sekitar 100 penerima, termasuk mahasiswa dari wilayah Maluku Barat Daya, serta peluang pengembangan akademik hingga jenjang doktoral bagi dosen.
Dukungan tersebut dinilai berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.
Nur Aida juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian mahasiswa Unpatti yang berhasil meraih tujuh medali emas di tingkat nasional dan internasional pada awal tahun ini, di luar kompetisi karya ilmiah tersebut.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Pattimura mampu bersaing dan terus berkembang. Kami berharap semangat ini terus dijaga untuk memperkuat budaya ilmiah dan kepedulian terhadap lingkungan,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni, Nur Aida Kubangun.
Sementara itu, mahasiswa peraih juara pertama, Terenci Layan, menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba dilakukan secara daring dalam waktu dua hari melalui platform yang disediakan panitia.
Ia mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti kompetisi, terutama dalam memahami persoalan sampah sebagai isu lingkungan yang mendesak dan membutuhkan solusi konkret berbasis riset.
“Harapannya, bukan saja mahasiswa, tetapi masyarakat juga dapat mengelola sampah dengan baik agar tidak lagi mencemari lingkungan sekitar,” kata mahasiswa Universitas Pattimura, Terenci Layan.
Adapun para pemenang dalam lomba karya ilmiah tersebut yakni Terenci Layan sebagai juara pertama, Yanti Makuku sebagai juara kedua, dan Bintang Drian Pitna sebagai juara ketiga, serta Eunike Lotkery dan Opel Gerson Larmoka sebagai pemenang harapan.
Capaian ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat kompetisi akademik yang sehat, sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan melalui pendekatan ilmiah yang inovatif dan berkelanjutan.(*)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !