SirimauPos
SirimauPos

Unpatti Libatkan BPKP dan APH Awasi Pengadaan Barang dan Jasa

AMBON, Sirimaupos.com – Universitas Pattimura (Unpatti) memperkuat komitmennya terhadap tata kelola yang transparan melalui penguatan sinergi dengan lembaga pengawas dan aparat penegak hukum dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan Dokumen Peraturan Rektor Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa Universitas Pattimura kepada Kepala BPKP Provinsi Maluku, Kepolisian Daerah Maluku, dan Kejaksaan Tinggi Maluku dalam rangkaian peluncuran Aplikasi E-Procurement Barang/Jasa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya universitas membangun sistem pengadaan yang tidak hanya efisien, tetapi juga mendapatkan dukungan pengawasan dari berbagai pihak guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi.

Selain kepada institusi eksternal, dokumen tersebut juga diserahkan kepada para dekan, Direktur Program Pascasarjana, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), serta Ketua Kelompok Kerja (Pokja) sebagai pedoman pelaksanaan pengadaan di lingkungan kampus.

Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, mengatakan bahwa tata kelola anggaran yang baik harus dibangun melalui kolaborasi dan pemahaman bersama mengenai aturan yang berlaku.

“Dengan menghadirkan narasumber, maka apa yang disampaikan ditelaah bersama sehingga paradigma dalam pengembangan barang dan jasa yang selama ini dilakukan serta peluncuran aplikasinya dapat diterapkan dengan baik termasuk penggunaan barang/jasa yang berkualitas,” kata Fredy Leiwakabessy.

Keterlibatan BPKP, Kepolisian Daerah Maluku, dan Kejaksaan Tinggi Maluku dinilai penting dalam membangun sistem pengawasan yang preventif. Kehadiran lembaga tersebut memberikan kepastian bahwa setiap tahapan pengadaan dapat berjalan sesuai prinsip hukum dan tata kelola yang baik.

Pada saat yang sama, implementasi aplikasi E-Procurement juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat mekanisme pengendalian internal universitas. Sistem digital memungkinkan proses pengadaan terdokumentasi secara lebih baik dan mudah ditelusuri.

Acara peluncuran turut dihadiri Ketua Senat Universitas Pattimura, para dekan, kepala biro, wakil dekan bidang keuangan dan umum, Direktur Pascasarjana, Ketua SPI, para kepala bagian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui sinergi lintas lembaga tersebut, Universitas Pattimura berharap mampu membangun sistem pengadaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjadi contoh penerapan tata kelola perguruan tinggi yang baik di kawasan Maluku.


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !