SirimauPos
SirimauPos

YIJ Foundation Kenalkan Program Vokasi Industri di Unpatti

AMBON, Sirimaupos.com – Peluang mengikuti program Ausbildung atau pendidikan vokasi berbasis industri di Jerman kini terbuka bagi mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura. Kesempatan tersebut diperkenalkan melalui kerja sama antara Universitas Pattimura dan YIJ Foundation dalam kegiatan peluncuran Program Vokasi dan Tren Industri yang berlangsung di Ruang Senat Universitas Pattimura.
Program Ausbildung merupakan sistem pendidikan vokasi khas Jerman yang menggabungkan pembelajaran teori dan praktik kerja secara langsung di perusahaan. Model ini menjadi salah satu program yang banyak diminati karena memungkinkan peserta memperoleh pengalaman kerja sekaligus penghasilan selama masa pendidikan.
Perwakilan YIJ Foundation sekaligus Kepala PT YAIJ Cabang Ambon, Yulia Rumpeniak, menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja di Jerman saat ini terus meningkat, terutama pada sektor industri dan layanan publik.
“Kami hadir untuk memperkenalkan kepada mahasiswa dan alumni Universitas Pattimura bahwa ada peluang untuk berkarier dan mendapatkan pengalaman internasional di luar negeri, khususnya di Jerman,” kata Yulia Rumpeniak.
Menurutnya, kondisi demografi di Jerman menyebabkan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja muda dari berbagai negara. Hal tersebut membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia yang memiliki kompetensi dan kemauan untuk berkembang.
Selain program Ausbildung, YIJ Foundation juga menyediakan program pendampingan karier internasional, pelatihan bahasa Jerman, serta program pertukaran budaya ke sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat dan Belgia.
Salah satu keunggulan program yang ditawarkan adalah adanya dukungan pembiayaan melalui skema subsidi hingga 70 persen. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa dan alumni yang memiliki keterbatasan ekonomi namun ingin mengikuti program internasional.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura, Ruslan H. S. Tawari, menilai kesempatan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa dan alumni.
“Generasi muda perlu memiliki keberanian untuk memanfaatkan peluang baru serta membangun komitmen untuk terus belajar dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujar Ruslan H. S. Tawari.
Program Ausbildung dinilai dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses karier internasional bagi generasi muda Maluku yang ingin memperoleh pengalaman kerja dan pendidikan bertaraf global.(*)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !