SirimauPos
SirimauPos

Gerakan “BETA TANAM”: OJK Maluku dan Industri Keuangan Hijaukan Negeri Rutong dengan Pohon Produktif

AMBON, SirimauPos– Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Maluku mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di Pulau Ambon. Melalui aksi sosial bertajuk Gerakan BETA TANAM (Bergerak Tanam untuk Ambon Manise), mereka melakukan penanaman massal pohon rambutan di Negeri Rutong, Kota Ambon, Sabtu (11/7/2026).

​Aksi penghijauan yang mengusung tema “Gerakan Penghijauan melalui Tanaman Produktif untuk Lingkungan Berkelanjutan” ini tidak hanya berfokus pada perbaikan ekologi, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat.

​Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi besar yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari regulator, pelaku industri, hingga perangkat adat dan masyarakat lokal.

​Hadir dalam penanaman bersama ini Jajaran OJK Provinsi Maluku, IPOJK, dan IIPOJK Komisariat Maluku, perwakilan Lembaga Jasa Keuangan di Provinsi Maluku, Sekretaris Negeri Rutong beserta jajaran pemerintah negeri, perwakilan Lembaga Pertanian dan Kewang Darat (lembaga adat penjaga lingkungan) Negeri Rutong.

​Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain, menegaskan bahwa penanaman ini merupakan investasi sosial dan lingkungan yang besar untuk generasi masa depan.

​”Pohon yang kita tanam hari ini diharapkan menjadi warisan bagi generasi mendatang sekaligus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat. Kolaborasi antara OJK, industri jasa keuangan, pemerintah, dan masyarakat adalah modal penting dalam membangun budaya peduli lingkungan,” ujar Haramain.

​​Pemilihan pohon rambutan sebagai komoditas utama dalam gerakan ini memiliki alasan strategis. Sebagai tanaman produktif, rambutan memiliki dua fungsi sekaligus (dual-purpose):

​Fungsi Ekologis: Memperkuat ruang terbuka hijau, menjaga serapan air, dan memperbaiki kualitas udara di Negeri Rutong.

​Fungsi Ekonomis: Menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga sekitar ketika pohon-pohon tersebut memasuki masa panen di masa depan.

​Apresiasi mendalam pun datang dari pihak pemerintah daerah setempat. Sekretaris Negeri Rutong, James Naldo Talahatu, menyatakan komitmen warga untuk menjaga kelangsungan hidup tanaman tersebut.

​”Gerakan BETA TANAM membawa harapan melalui tanaman produktif yang kelak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk bersama-sama merawat pohon-pohon ini agar tumbuh dengan baik,” ungkap James.

​Selain berfokus pada lingkungan, rangkaian Gerakan BETA TANAM ini juga diisi dengan kegiatan touring bersama yang melibatkan FKLJK, IPOJK, dan IIPOJK Maluku. Agenda ini dimanfaatkan sebagai sarana informal untuk mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, dan menyamakan visi antarlembaga keuangan dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan di Maluku.

​Menutup kegiatan, Kepala OJK Maluku mengingatkan pentingnya konsistensi setelah penanaman. “Waktu terbaik untuk menanam pohon mungkin puluhan tahun yang lalu, dan waktu terbaik berikutnya adalah hari ini. Namun yang terpenting adalah memastikan pohon yang kita tanam terus dirawat,” pungkasnya.(*)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !