Ambon, Sirimaupos. com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pattimura (Unpatti) resmi menggelar Ekspo UMKM 2025 di pelataran Auditorium Unpatti pada Senin–Selasa, 17–18 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan puluhan UMKM, komunitas kreatif, serta mitra pemerintah dan swasta yang berfokus pada pengembangan potensi kelautan dan perikanan daerah.
Kegiatan tahunan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Pieter Kakisina, yang menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendorong kemandirian pangan dan memperkuat sektor maritim Maluku.
“Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi menjadi penggerak inovasi dan jembatan antara produsen lokal, pemerintah, dan konsumen. Ekspo ini bukan hanya wadah promosi produk, tetapi juga sarana membangun kolaborasi riset dan pendampingan antara Unpatti dan pelaku usaha,” kata Wakil Rektor II, Pieter Kakisina.
Ekspo tahun ini mengusung tema “Pengembangan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Unggulan Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan.” Tema tersebut dipilih untuk menegaskan komitmen Unpatti dalam memperkuat ekosistem inovasi sekaligus mempertemukan berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan UMKM Maluku.
Ketua Panitia Ekspo UMKM Unpatti, Megi Mailoa, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jaringan kerja sama.
“Tujuan kegiatan ini antara lain memperkenalkan serta mempromosikan produk unggulan Maluku, memfasilitasi UMKM dan komunitas kreatif, memperluas kolaborasi riset antara Unpatti dan pelaku usaha, serta menumbuhkan semangat inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa,” kata Ketua Panitia, Megi Mailoa.
Sebanyak 62 stan berpartisipasi dalam ekspo ini. Mereka menampilkan beragam produk, mulai dari hasil olahan perikanan, pertanian, kerajinan tangan, hingga karya berbasis teknologi inovatif yang dikembangkan oleh mahasiswa dan pusat studi Unpatti. Kehadiran peserta dari berbagai sektor menjadikan ekspo ini sebagai ajang kolaborasi lintas industri.
Para peserta berasal dari UMKM lokal, industri kreatif, Pusat Studi Produk Unggulan Daerah, mahasiswa Unpatti, serta mitra pemerintah dan swasta yang aktif mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan.
Selain pameran produk, ekspo ini juga diramaikan dengan demo pengolahan pangan, penilaian stan terbaik, serta ragam lomba hiburan yang melibatkan mahasiswa dan komunitas lokal. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menarik minat masyarakat sekaligus memperluas dampak edukatif bagi para pelaku usaha.
Megi menjelaskan bahwa penyelenggaraan ekspo didukung oleh anggaran Pusat Studi Produk Unggulan Daerah Unpatti yang berada di bawah LPPM, serta kontribusi sponsor, mitra usaha, dan pemerintah daerah.
“Saya mengapresiasi seluruh panitia, Humas Unpatti, sponsor, mitra, dan peserta yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Harapannya, ekspo ini menjadi ruang temu antara produsen, konsumen, pemerintah, dan akademisi untuk melahirkan kolaborasi baru dalam pengembangan produk unggulan Maluku,” kata Megi Mailoa.
Sementara itu, Pieter Kakisina menegaskan bahwa penguatan UMKM berbasis potensi kelautan dan perikanan merupakan bagian integral dari upaya besar Unpatti dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mendorong agar ekspo ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi titik awal kolaborasi yang berkelanjutan.
“Semoga ekspo ini memberikan manfaat signifikan bagi pengembangan produk Maluku serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas ke depan,” pungkas Pieter Kakisina.
Penyelenggaraan Ekspo UMKM 2025 menunjukkan keseriusan Unpatti dalam mewujudkan hilirisasi inovasi, memperkuat jejaring UMKM, dan mendukung kemandirian pangan berbasis potensi kelautan—sektor strategis yang menjadi keunggulan utama Provinsi Maluku.
Melalui ajang ini, Unpatti kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama melalui kemitraan riset, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi produk unggulan.(*)










