Ambon, Sirimaupos- Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) Kariu, Stevi Pattiradjawane, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, atas inisiatif melakukan kunjungan ke Negeri Adat Kariu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah provinsi terhadap penderitaan warga Kariu pascapemulangan sejak tahun 2022.
“Kunjungan ini adalah suatu kehormatan dan kebahagiaan besar bagi kami masyarakat Kariu. Sejak pemulangan warga pada 2022, belum pernah ada gubernur yang datang langsung melihat kondisi kami,” tegas Stevi Pattiradjawane saat mendampingi rombongan gubernur Maluku melihat kondisi rumah warga. Minggu (18/1/2026) 
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Maluku didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku, antara lain Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan dan Prasarana Wilayah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Biro Hukum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta para staf khusus gubernur.
Rombongan juga diikuti istri Gubernur Maluku, Maya Beby Lewerissa, Staf Ahli Gubernur Yanje Wenno, Asisten II Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Dinas Sosial Malteng, Camat Pulau Haruku, Kapolsek setempat, serta jajaran Koramil Pulau Haruku, yang bersama-sama memastikan keamanan dan kelancaran agenda kunjungan.
Gubernur Maluku beserta rombongan mengikuti ibadah Minggu bersama masyarakat Kariu pada Minggu (18/1/2026). Usai ibadah, gubernur dan istri meninjau langsung kondisi perumahan darurat warga yang hingga kini masih memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius dari semua pihak terkait.
Dalam kesempatan itu, Stevi Pattiradjawane dengan tegas mengajak seluruh masyarakat Kariu untuk kembali bersatu dan mendukung proses perencanaan pembangunan rumah-rumah warga yang terbakar dan hingga kini belum dibangun oleh pemerintah pusat. “Persatuan masyarakat adalah kunci agar seluruh program pembangunan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Stevi mengungkapkan bahwa terdapat 207 unit rumah warga yang direncanakan akan dibangun. Ia menegaskan komitmen Gubernur Maluku yang berniat baik untuk memfasilitasi proses tersebut. “Kami juga berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membangun 50 unit rumah dan sudah ditempati warga,” katanya.
Selain itu, Stevi turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Maluku Tengah yang telah membantu rehabilitasi rumah-rumah warga dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang. Menurutnya, sinergi antarlevel pemerintahan menjadi faktor penting dalam pemulihan Negeri Kariu secara menyeluruh.
Ke depan, Stevi menyatakan akan segera menyurati mata rumah parentah dan Saniri Negeri agar memproses penetapan raja definitif sesuai ketentuan adat dan peraturan yang berlaku. “Ini adalah bagian dari tugas pokok saya sebagai Kepala Pemerintahan Negeri yang diangkat oleh Bupati Maluku Tengah,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Stevi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menopang dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan. “Mari kita bersatu. Perbedaan pendapat adalah dinamika yang tidak bisa dihindari, namun itulah yang memperkaya pengalaman dan menjadi masukan berharga bagi saya sebagai kepala pemerintahan,” pungkasnya. (*)










