SirimauPos
SirimauPos

Unpatti Siapkan Tim Ahli untuk Dukung INPEX dalam Pengembangan Proyek Strategis Nasional Masela

Ambon, Sirimaupos.com – Universitas Pattimura (Unpatti) menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan akademik dan keahlian teknis kepada INPEX Masela Ltd dalam pengembangan Proyek Abadi LNG Masela, salah satu Proyek Strategis Nasional yang tengah memasuki fase perencanaan lanjutan. Komitmen tersebut disampaikan dalam sesi diskusi resmi antara Unpatti dan INPEX yang berlangsung di ruang kerja Rektor Universitas Pattimura pada Kamis, 20 November 2024.

Dalam pertemuan itu, Unpatti menegaskan kesiapan untuk terlibat langsung melalui penugasan tim ahli lintas disiplin. Langkah ini menjadi bagian dari upaya universitas memperkuat kontribusinya bagi pembangunan daerah, khususnya di Maluku sebagai lokasi utama proyek energi berskala internasional tersebut.

“…Unpatti mendorong para pakar untuk berpikir secara kolektif dan memberikan kontribusi positif terhadap konstruksi, perencanaan, dan pengembangan proyek Masela…,” kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Ruslan H. S. Tawari.

Menurut Ruslan Tawari, sejumlah kebutuhan teknis yang sangat spesifik seperti pengelasan bawah air, penempatan pipa bawah laut, hingga eksplorasi kelautan memerlukan kolaborasi antarperguruan tinggi. Unpatti membuka diri untuk bersinergi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) demi menjamin kualitas kajian akademik yang sesuai standar industri energi global.

Beliau menegaskan bahwa pengembangan Proyek Masela mencakup pembangunan Floating Production Storage and Offloading (FPSO) di perairan sekitar Pulau Yamdena, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, serta pembangunan fasilitas onshore LNG dan jaringan pipa bawah laut sebagai infrastruktur inti produksi gas. Keterlibatan Unpatti diharapkan memberi nilai tambah bagi proses perencanaan hingga implementasi proyek.

“Kolaborasi ini tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga membuka peluang besar untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, riset aplikatif, serta pemberdayaan UMKM binaan di Maluku,” kata Ruslan Tawari.

Sementara itu, Vice President Supply Chain Management INPEX Masela Ltd, Rudi Imran, menegaskan bahwa perusahaan saat ini sedang berada pada tahap front-end engineering design (FEED). Pada fase ini, seluruh dokumen teknis penting disusun sebelum memasuki tahap konstruksi.

“Kontraktor akan menghasilkan berbagai dokumen teknis yang menjadi dasar utama perencanaan dan pengembangan proyek.” kata Rudi Imran.

Ia menjelaskan bahwa untuk memastikan ketepatan, kualitas, dan objektivitas kajian, INPEX menggandeng tiga perguruan tinggi: ITB, ITS, dan Unpatti melalui mekanisme independent design review yang bersifat multidisipliner. Seluruh dokumen dari kontraktor akan dipelajari secara mandiri oleh tim akademik dari ketiga perguruan tinggi tersebut.

“…Setiap dokumen yang diserahkan akan dikaji untuk mengidentifikasi aspek teknis yang membutuhkan perhatian sejak dini melalui tinjauan akademik yang objektif…,” ujar Rudi Imran.

Secara khusus, INPEX meminta Unpatti untuk melakukan peninjauan pada dokumen yang berkaitan dengan aspek environment, social, and governance (ESG). Penilaian ini mencakup kajian terhadap potensi dampak sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan Masela, termasuk dinamika masyarakat pesisir dan tata ruang lokal.

Selain itu, Unpatti juga diminta mengalokasikan sejumlah subject matter experts untuk bekerja bersama para ahli dari ITB dan ITS dalam menelaah dokumen teknis yang lebih mendalam, terutama terkait kelautan, teknik lingkungan, dan infrastruktur bawah laut.

“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari komitmen INPEX untuk memastikan bahwa pengembangan Proyek Strategis Nasional Masela dilakukan dengan memperhatikan aspek teknis, sosial, dan lingkungan secara menyeluruh,” kata Rudi Imran menutup penjelasannya.

Diskusi resmi antara Unpatti dan INPEX ditutup dengan sesi foto bersama, menandai langkah awal penguatan kemitraan strategis dalam mengawal proyek energi terbesar di wilayah timur Indonesia tersebut.(*)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !