AMBON, SirimauPos— Kader Partai Demokrat Maluku, Simon Gustaf Pattiwaellapia, menyatakan dukungannya terhadap Muhamad Thaher Hanubun untuk maju dalam bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku.
Menurut Pattiwaellapia, Hanubun memiliki pengalaman politik dan pemerintahan yang dapat menjadi modal dalam menghadapi dinamika internal Partai Demokrat Maluku sekaligus memperkuat konsolidasi partai menghadapi agenda politik nasional dan daerah.
“Thaher Hanubun layak diberikan kesempatan untuk memimpin Partai Demokrat Maluku. Ia memiliki pengalaman politik, pengalaman pemerintahan dan modal sosial yang cukup kuat di Maluku,” kata Pattiwaellapia.
Simon menilai kepemimpinan Demokrat Maluku ke depan membutuhkan figur yang memahami karakter politik dan sosial masyarakat kepulauan. Menurut dia, pengalaman Hanubun sebagai kepala daerah selama dua periode di Maluku Tenggara serta pengalaman sebelumnya di lembaga legislatif menjadi bagian dari rekam jejak yang relevan untuk dipertimbangkan dalam Musda.
Hanubun memang bukan figur baru dalam politik Maluku. Sejumlah pemberitaan menyebut ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara dan DPRD Provinsi Maluku sebelum dipercaya memimpin Kabupaten Maluku Tenggara. Ia kini menjalani periode kedua sebagai Bupati Maluku Tenggara.
Nama Hanubun juga telah terbuka disebut dalam bursa calon Ketua DPD Demokrat Maluku. Ketua DPD Demokrat Maluku Elwen Roy Pattiasina pada September 2026 menyebut Hanubun sebagai salah satu figur yang masuk dalam proses regenerasi kepemimpinan partai.
Pengalaman tersebut menjadi modal untuk menjalankan amanat organisasi apabila Hanubun mendapatkan kepercayaan memimpin Demokrat Maluku.
“Yang dibutuhkan Demokrat bukan hanya figur yang mampu memimpin secara administratif, tetapi juga mampu membangun komunikasi dengan seluruh kader dan mengonsolidasikan kekuatan partai dari tingkat provinsi sampai kabupaten dan kota,” ujarnya.
Pattiwaellapia juga melihat kepemimpinan DPD Demokrat Maluku tidak dapat dilepaskan dari tantangan menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai partai perlu memperkuat struktur, kaderisasi dan komunikasi politik agar mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Namun, apakah kepemimpinan Hanubun nantinya akan berdampak terhadap perolehan suara Demokrat pada Pemilu 2029 maupun kontestasi Pilkada Maluku, merupakan sesuatu yang masih bergantung pada proses politik, konsolidasi organisasi, kandidat yang diusung dan dinamika pemilih.
Karena itu, ia menegaskan dukungannya kepada Hanubun lebih didasarkan pada rekam pengalaman politik dan pemerintahan yang dimilikinya.
“Hanubun punya pengalaman panjang dalam politik Maluku. Modal itu bisa menjadi salah satu pertimbangan penting bagi kader dalam menentukan arah kepemimpinan Demokrat ke depan,” katanya.(**)
Taher Hanubun Dinilai Layak Pimpin Demokrat Maluku




