SirimauPos
SirimauPos

Dessy Hallauw Dorong Musda Golkar Kota Ambon Segera Digelar, Ely Toisutta Dinilai Layak Memimpin

AMBON, Sirimaupos.com – Anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi Partai Golkar, Dessy Kosita Hallauw, mendorong agar Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Ambon yang sempat tertunda dapat segera dilaksanakan. Ia menilai kepastian forum Musda penting untuk menuntaskan konsolidasi organisasi sekaligus menentukan kepemimpinan definitif Golkar di tingkat kota.

Pernyataan tersebut disampaikan Dessy Halaw saat ditemui di Gedung Rakyat, kawasan Belakang Soya, Ambon, Selasa (18/8/2026). Menurutnya, proses organisasi tidak boleh berlarut-larut karena Golkar membutuhkan kepemimpinan definitif untuk memastikan roda partai berjalan efektif.

“Saya berharap Musda Kota Ambon yang sempat tertunda dapat secepatnya dilaksanakan dan diselesaikan, sehingga kepengurusan definitif bisa segera terbentuk,” kata anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi Golkar, Dessy Kosita Hallauw.

Dorongan itu muncul di tengah langkah konsolidasi Partai Golkar Kota Ambon setelah Ely Toisutta ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon oleh DPD I Golkar Maluku pada 1 Juni 2026. Penunjukan tersebut memang diarahkan untuk menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musda.

Dessy menilai Ely Toisutta memiliki modal pengalaman yang cukup kuat untuk memimpin Golkar Kota Ambon secara definitif. Selain memiliki pengalaman politik sebagai anggota DPRD Kota Ambon, Ely juga pernah menduduki posisi Ketua DPRD Kota Ambon selama dua periode. Pengalaman tersebut, menurut Dessy, menjadi salah satu pertimbangan penting dalam melihat kapasitas kepemimpinan di internal partai.

“Menurut saya, Ely Toisutta memiliki kemampuan manajerial maupun kemampuan politik. Beliau sudah pernah menjadi Ketua DPRD selama dua periode dan juga berpengalaman sebagai anggota DPRD Kota Ambon,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengalaman tersebut menjadi modal untuk mengelola organisasi politik yang memiliki struktur hingga tingkat bawah. Bagi Dessy, kepemimpinan Golkar Kota Ambon ke depan membutuhkan figur yang tidak hanya memahami mekanisme politik, tetapi juga mampu melakukan konsolidasi dan menyatukan berbagai kepentingan kader.

Sejak ditunjuk sebagai Plt, Ely Toisutta memang telah melakukan langkah awal konsolidasi internal. Dalam rapat bersama pengurus harian pada Juni 2026, ia menyatakan agenda berikutnya mencakup konsolidasi dengan pengurus kecamatan sekaligus persiapan Musda.

Namun, Dessy menekankan bahwa keputusan akhir mengenai kepemimpinan definitif tetap harus ditempuh melalui mekanisme Musda sesuai aturan organisasi Partai Golkar. Karena itu, dorongan agar Musda segera berlangsung bukan semata-mata terkait figur tertentu, melainkan juga untuk memberikan kepastian terhadap arah organisasi Golkar Kota Ambon.

“Kalau Musda sudah dilaksanakan, maka proses organisasi bisa berjalan lebih pasti. Saya berharap semua pihak dapat mendukung agar Musda segera terlaksana dengan baik,” kata Halaw.

Dengan demikian, dinamika menuju Musda Golkar Kota Ambon kini tidak hanya menyangkut penjadwalan forum organisasi, tetapi juga mulai mengerucut pada kebutuhan menghadirkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas kader. Penunjukan Ely sebagai Plt sebelumnya juga disertai mandat untuk memperkuat konsolidasi dan mempersiapkan Musda.

Bagi Golkar Kota Ambon, Musda menjadi momentum penting untuk mengakhiri fase kepemimpinan sementara dan menetapkan struktur definitif. Apalagi, partai membutuhkan konsolidasi yang kuat untuk menghadapi agenda politik berikutnya. Dalam konteks itu, dukungan terhadap Ely Toisutta yang disuarakan Dessy Halaw menunjukkan bahwa pengalaman politik dan kemampuan manajerial menjadi faktor yang mulai diperhitungkan dalam perebutan kepemimpinan internal Golkar Kota Ambon.(*)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !