SirimauPos
SirimauPos

Pembangunan Embung Pendidikan Unpatti Masih Menunggu Pradesain dari Universitas

Ambon, SirimauPos— Rencana pembangunan Embung Pendidikan Universitas Pattimura (Unpatti) oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku masih menunggu dokumen pradesain yang diajukan oleh pihak universitas. Setelah pradesain tersebut diterima, BWS akan mengusulkannya ke kementerian untuk masuk dalam program pembangunan.

Hal itu disampaikan Humas BWS Maluku, Felian Elias, di Kantor BWS Maluku, Kamis (5/4). Ia menjelaskan bahwa tahapan administrasi dan teknis harus dipenuhi sebelum proyek dapat direalisasikan.

“Jika pradesain sudah diajukan oleh Unpatti, maka akan kami lanjutkan ke kementerian untuk diprogramkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura, Dr. Ruslan Tawari, mengungkapkan bahwa pradesain Embung Pendidikan Unpatti sebenarnya telah selesai disusun oleh tim perencanaan universitas dan akan segera disampaikan sebagai respons terhadap permintaan BWS Maluku.

Menurutnya, pembangunan embung tersebut memiliki peran penting bagi lingkungan kampus, khususnya dalam pengelolaan sumber daya air.

Embung direncanakan mampu menampung air dalam jumlah besar saat musim hujan sehingga dapat mengurangi risiko genangan dan mengendalikan aliran air dengan lebih baik. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan dapat menjadi sumber cadangan air untuk memenuhi kebutuhan lingkungan kampus saat musim kemarau.

“Embung ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk pengendalian air saat musim hujan, tetapi juga sebagai cadangan air ketika musim panas,” jelasnya.

Pembangunan Embung Pendidikan Unpatti diharapkan menjadi salah satu infrastruktur penunjang kampus yang tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan di kawasan Universitas Pattimura.(*)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !