Ambon, Sirimaupos. com – Pascasarjana Universitas Pattimura menggelar Gelar International Conference on Environmental Sciences, Agriculture, and Socioeconomics (ICESAS) dengan tema : International Conference on Environmental Sciences, Agriculture, and Socio economics (ICESAS), Selasa, (28/10/2025) bertempat di Santika Hotel.
Seminar Nasional ICESAS 2025 Pascasarjana Universitas Pattimura merupakan bagian dari rangkaian acara dies natalis ke 21 yang bertujuan memperkuat peran akademisi dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah lintas disiplin, serta mendorong inovasi berkelanjutan di bidang lingkungan, pertanian, dan sosial-ekonomi.
Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi internasional ini yang menjadi wadah penting untuk bertukar gagasan dan hasil riset antar ilmuwan dunia.
Rektor juga mengatakan, penyelenggaraan konferensi ini menjadi momentum penting dalam membahas isu-isu strategis, di antaranya keberlanjutan lingkungan, ketahanan pangan, inovasi sosial ekonomi, kemajuan teknologi, dan pengembangan ilmu kelautan. “ Konferensi ini tidak hanya berupa publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat “ Ungkap rektor.
Diakhir sambutan, Rektor berharap hasil dari konferensi ini dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daerah.
Dikesempatan yang sama, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Maluku untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan peneliti dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan.
Gubernur menegaskan bahwa visi pembangunan Maluku 2025–2029 adalah “Transformasi menuju Maluku yang maju, berkeadilan, dan sejahtera dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” yang ditopang oleh tujuh misi strategis (Sapta Cipta) sebagai arah kebijakan daerah.
Gubernur Lewerissa menjelaskan bahwa untuk mewujudkan visi tersebut, sektor kelautan, perikanan, pertanian, dan pariwisata menjadi fokus utama pembangunan karena memiliki daya ungkit besar bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menilai tema ICESAS 2025 sangat relevan dengan arah kebijakan Provinsi Maluku, mengingat wilayah Maluku memiliki posisi strategis di perairan nasional.
Direktur Pascasarjana Universitas Pattimura Prof. Dr. Richard B. Luhulima, S.T., M.T mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkenalkan Pascasarjana Unpatti secara lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Jepang, Australia, Hongaria, dan Indonesia, serta diikuti oleh lebih dari 170 peserta yang berpartisipasi secara daring dan luring. Selain sesi konferensi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan rapat kerja Forum Pimpinan Pascasarjana Indonesia (Forpimpas), yang dihadiri oleh perwakilan dari 18 universitas di seluruh Indonesia.
“Kebetulan saya juga menjabat sebagai Ketua Forpimpas Indonesia. Karena itu, dalam kesempatan ini kami juga melaksanakan rapat kerja untuk membahas arah kebijakan dan kerja sama strategis antar Pascasarjana, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Beliau .
Lebih lanjut, Prof. Luhulima menyampaikan bahwa tema konferensi kali ini mencakup berbagai bidang strategis seperti pendidikan, sosial-ekonomi, dan budaya, sesuai dengan semangat ICESAS yang berorientasi pada penguatan kolaborasi lintas bidang ilmu.
“Kami berharap konferensi ini tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga menjadi pintu bagi kolaborasi penelitian bersama antara Unpatti dan mitra internasional,” tutupnya.(*)










