SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos

Berkomitmen Terhadap UMKM dan Kemanusiaan, OJK Maluku Gelar Capacity Building dan Donor Darah

Ambon, SirimauPos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku berkomitmen mengembangkan UMKM melalui berbagai kegiatan menjelang Hari Ulang Tahun ke 13 OJK tahun 2024.

Salah satu kegiatan yang digelar adalah Capacity Building dan Donor Darah dimana penyelenggaraan dua kegiatan ini adalah sebagai upaya OJK Maluku untuk meningkatkan kapasitas dan kepedulian insan Pelaku Usaha Sektor Keuangan (PUSK) di Maluku.Dalam siaran pers OJK Maluku yang dirilis, Senin (16/12/2024), dikatakan bahwa Capacity Building adalah kompetensi dan kapasitas yang memadai bagi Sumber Daya Manusia (SDM) dimana sektor perbankan menjadi hal penting dalam menjaga stabilitas industri dan pelindungan konsumen.

Salah satu layanan/produk yang menunjang pertumbuhan bisnis bank dan membantu peningkatan ekonomi di masyarakat adalah penyaluran kredit.Dalam upaya meningkatkan kualitas penyaluran kredit kepada sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah, OJK Maluku melaksanakan kegiatan Capacity Building kepada dua bank yang berkantor pusat di Provinsi Maluku, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (BPDMM) dan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Modern Express.

SirimauPos

Kegiatan ini mengambil tema “Analisa Kredit Usaha Mikro dan Kecil” yang diikuti 50 (lima puluh) orang peserta dan berlangsung selama dua hari pada tanggal 11–12 Desember 2024 di Ballroom Lantai 5 Kantor OJK Provinsi Maluku.Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi M. Yusuf, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan kompetensi sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan penyaluran kredit yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Kenaikan Harga Beras Bulog Resahkan Warga Ambon

“Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat peran lembagakeuangan dalam mendukung kredit produkti, khususnya segmen Usaha Mikro dan Kecil, sehingga dapat berdampak positif pada perekonomian daerah,” kata Sulbianma Tangdilintin sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini memberikan wawasan mendalam yang relevan dengan tantangan yang dihadapi para analis kredit di lapangan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung dan aktif berpartisipasi pada sesi diskusi interaktif, studi kasus, dan tanya jawab.Materi pelatihan yang diberikan meliputi (1) Prinsip dasar analisa kredit usaha mikro dan kecil, (2) Teknik probing skills dalam memahami kebutuhan dan potensi nasabah. (3) Analisa kuantitatif dan kualitatif berdasarkan aspek keuangan, manajerial, serta potensi pasar, dan (4) Strategi mitigasi risiko untuk meminimalkan kredit bermasalah.

Kegiatan Capacity Building ini sejalan dengan strategi perbankan untuk mendukung peningkatan peran sektor produktif segmen UMK sebagaimana dimuat dalam roadmap penguatan Lembaga Jasa Keuangan yang telah diterbitkan oleh OJK, meliputi:Diversifikasi Produk Keuangan untuk UMKM Mengembangkan produk kredit berbasis kebutuhan sektor UMK, seperti kredit mikro dengan bunga kompetitif dan skema pembayaran yang fleksibel.

Baca Juga:  Dukung GENCARKAN, OJK Maluku Gelar Program Edukasi Keuangan di Kei

Selain itu, Peningkatan Digitalisasi Layanan Memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat proses pengajuan dan persetujuan kredit, sehingga akses UMK terhadap pembiayaan menjadi lebih cepat dan efisien dan yang ketiga adalah Pendampingan dan Edukasi bagi Pelaku UMK, Menyelenggarakan program pelatihan dan pendampingan keuangan bagi UMK untuk meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan manajerial serta Pengelolaan Risiko yang Efektif, Meningkatkan analisis kredit berbasis data dan prediksi untuk mengurangi risiko kredit bermasalah.

Strategi-strategi tersebut di atas telah dirumuskan oleh BPDMM dan BPR Modern Express sebagai dua Bank yang berkantor pusat di Maluku, sehingga diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wadah penguatan sinergi antara kedua Bank melalui sharing pengalaman dan praktik yang pernah dilakukan dalam menangani kredit UMK.

Menutup rangkaian kegiatan HUT ke-13 OJK, Kantor OJK Maluku juga menggelar kegiatan Donor Darah sebagai wujud nyata kepedulian OJK bersama insan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) kepada sesama. Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di BallroomLantai 5 Gedung Kantor OJK Maluku dan berhasil mengumpulkan 117 (seratus tujuh belas) kantong darah dari total 170Peserta donor darah ini berasal dari keluarga besar Kantor OJK Maluku, pegawai LJK, Tentara dari Kodam XV Pattimura, dan warga di sekitar Gedung Kantor OJK Maluku.

Baca Juga:  Kick Off Gernas BBI BBWI 2024 Diharapkan Memacu Peningkatan Kemampuan Produksi UMKM di Maluku

Kantong darah yang terkumpul diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Ambon sebagai cadangan darah untuk memenuhi keperluan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.Thommy Bella selaku Wakil Ketua PMI Kota Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK Maluku yang telah menginisiasi dan berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan donor darah.“Cadangan darah yang diperoleh dari kegiatan ini nantinya akan sangat membantu PMI untuk memenuhi permintaan daraha bagi masyarakat yang sakit di Kota Ambon” ujar Thommy pada sambutannya di pembukaan kegiatan.Kantor OJK Maluku memberikan tanda terima kasih berupa souvenir kepada para peserta yang berhasil mendonorkan darahnya. (*)