AMBON, SIRIMAUPOS.COM – Universitas Pattimura (Unpatti) resmi menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri Tahun Akademik 2026. Pembukaan seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, Selasa (23/6), di Gedung Registrasi Universitas Pattimura, Kampus Poka, Ambon.

Pelaksanaan UTBK Mandiri tahun ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru Unpatti. Sebanyak 3.152 peserta tercatat mengikuti seleksi yang dilaksanakan secara serentak di kampus utama maupun sejumlah Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang tersebar di berbagai wilayah Maluku.
Dari total peserta tersebut, sebanyak 2.517 peserta mengikuti ujian di Kampus Utama Poka. Sementara itu, peserta lainnya tersebar di PSDKU Kepulauan Aru sebanyak 186 orang, Maluku Barat Daya (MBD) 140 orang, Tual 70 orang, dan Kepulauan Tanimbar 41 orang.
Dalam sambutannya, Rektor Unpatti menegaskan bahwa UTBK Mandiri merupakan instrumen penting dalam menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi dan kesiapan akademik untuk menempuh pendidikan tinggi di Universitas Pattimura.
“Seleksi ini menjadi salah satu barometer dalam menentukan calon mahasiswa baru yang akan diterima di Universitas Pattimura. Karena itu, para peserta diharapkan dapat mengerjakan soal dengan baik sehingga memperoleh hasil yang maksimal,” kata Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy.
Pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung selama lima sesi hingga 26 Juni mendatang. Sistem pelaksanaan yang dibagi dalam beberapa sesi dilakukan untuk menjamin kelancaran proses seleksi sekaligus mengakomodasi jumlah peserta yang cukup besar dari berbagai daerah.
Menurut panitia, UTBK Mandiri tahun ini terdiri atas empat subtes yang dirancang untuk mengukur kemampuan akademik, logika, dan kesiapan peserta dalam mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Hasil ujian nantinya akan melalui proses pengolahan dan verifikasi sebelum diumumkan secara resmi.
“Setelah seluruh tahapan ujian selesai, hasilnya akan diolah oleh panitia dan direncanakan diumumkan pada tanggal 6 Juli. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan jujur dan penuh tanggung jawab,” ujar Fredy Leiwakabessy.
UTBK Mandiri menjadi jalur strategis bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan pada program-program studi yang masih membuka kuota penerimaan. Tahun ini, terdapat 111 program studi jenjang sarjana yang menjadi bagian dari proses seleksi melalui jalur mandiri.
Sementara itu, untuk program pascasarjana, mekanisme penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui jalur dan tahapan seleksi tersendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing program studi.
Pembukaan UTBK Mandiri juga dihadiri Kepala Biro Akademik Universitas Pattimura, Lussy Lopies, bersama jajaran pimpinan universitas dan panitia pelaksana. Kehadiran para pimpinan kampus menunjukkan komitmen institusi dalam memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan akuntabel.
Pada akhir sambutannya, Rektor Unpatti mengajak seluruh peserta untuk mengikuti ujian dengan penuh integritas serta memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah awal meraih pendidikan tinggi yang berkualitas.
“Semoga seluruh rangkaian tes yang berlangsung hingga 26 Juni dapat berjalan lancar. Atas nama pimpinan dan civitas akademika Universitas Pattimura, dengan memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Esa, UTBK Mandiri Universitas Pattimura secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata Fredy Leiwakabessy.
Pelaksanaan UTBK Mandiri ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Pattimura dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Maluku, baik yang berada di pusat maupun wilayah kepulauan, melalui sistem seleksi yang merata, terukur, dan berstandar akademik.(*)










