Ambon, SirimauPos – Graziany Jelita Clara Pattiwaellapia, mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya, menghasilkan buku saku digital psikoedukasi berjudul “Merespons Emosi Anak: Tenang, Dengar, Respons” sebagai luaran Program Magang Terkonversi MBKM di Klinik Psikologi Poli Anak dan Remaja Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku periode Januari–Juni 2026.
Produk ini dirancang sebagai panduan praktis bagi orang tua dalam merespons emosi anak, ditulis dalam Bahasa Indonesia yang sederhana agar dapat dipahami semua kalangan. Ketersediaan produk ini di fasilitas layanan kesehatan jiwa menjadikannya salah satu media psikoedukasi berbasis bukti ilmiah dalam konteks lokal Maluku.
Selama lima bulan menjalani magang, Graziany terlibat langsung dalam berbagai kegiatan klinis di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku.
Ia mengobservasi proses asesmen psikologis anak, mendampingi sesi konsultasi hasil dengan orang tua, serta mengikuti layanan lintas unit, yaitu poli anak dan remaja, juga poli dewasa. Dari pengalaman tersebut, ia mengidentifikasi pola pada anak-anak yang datang ke klinik, sebuah temuan yang kemudian menjadi titik awal pengembangan produk ini.
Anak yang paling diam belum tentu baik-baik saja. Temuan di lapangan mendorong saya untuk memikirkan bagaimana ilmu ini disampaikan langsung kepada tangan orang tua,” ujarnya.
Temuan lapangan tersebut kemudian dikembangkan menjadi laporan analisis kasus klinis yang mengintegrasikan perspektif psikologi kesehatan dan rehabilitasi psikososial, didukung 17 referensi jurnal internasional.

Laporan ini selanjutnya dihilirisasi menjadi buku saku digital setebal 17 halaman yang memuat panduan empat langkah praktis: Stop, Dengar, Akui, Dampingi, lengkap dengan contoh kalimat yang dapat langsung dipraktikkan orang tua dalam keseharian.
“Saya ingin orang tua membacanya dan langsung bisa mempraktikkan, tanpa perlu punya latar belakang psikologi dulu,” jelas Graziany.
Produk ini juga dilengkapi video edukasi berdurasi empat menit yang menggunakan bahasa sederhana, dapat diakses melalui QR code di halaman terakhir buku saku. Buku saku versi cetak tersedia di Poli Anak & Remaja Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku, sementara versi digitalnya dapat diakses melalui Instagram resmi Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku, menjadikannya media yang dapat menjangkau orang tua secara luas tanpa hambatan biaya.
Hal ini kemudian mendukung pencapaian SDGs target 3.4 tentang promosi kesehatan mental dan kesejahteraan, serta sejalan dengan amanat UU No. 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat.
Pengembangan produk ini tidak lepas dari dukungan pembimbing lapangan dari Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku, yang memberikan arahan klinis termasuk masukan untuk menyederhanakan bahasa agar dapat dipahami oleh semua kalangan pasien. Dosen pembimbing magang juga turut memberikan bimbingan akademis selama proses berlangsung.
Produk ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut dengan melibatkan masukan langsung dari orang tua sebagai pengguna, serta adaptasi konten untuk menjangkau wilayah-wilayah lain di Provinsi Maluku. “Semoga ada satu orang tua yang membaca ini, lalu pulang ke rumah dan melakukan sesuatu yang berbeda untuk anaknya. Itu sudah lebih dari cukup,” ujar Graziany.
Melalui program magang ini, Graziany membuktikan bahwa pengalaman klinis di lapangan dapat dihilirisasi menjadi produk nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Buku saku “Merespon Emosi Anak: Tenang, Dengar, Respon” menjadi bukti bahwa ilmu psikologi yang dipelajari di bangku kuliah bisa hadir dalam bentuk yang sederhana, mudah dijangkau, dan langsung berdampak bagi orang tua yang membutuhkannya.(cbl)










