AMBON, SIRIMAUPOS.COM — Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Fredy Leiwakabessy, melantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan universitas tersebut.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Rektorat Lantai II Unpatti, Rabu (16/9/2026), menjadi bagian dari penguatan tata kelola internal sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja di lingkungan perguruan tinggi tersebut.
Pengambilan sumpah dan pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pemberhentian pejabat fungsional dan pelaksana serta pengangkatan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Unpatti.
14 Pejabat Administrator dan Pengawas yang Dilantik adalah
- Christian Pattiruhu, S.H., M.H. — Kepala Bagian Akademik, Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama.
- Ade Susanti Karmen, S.E., M.E. — Kepala Bagian Umum, Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum.
- Handry Maulany, S.E., M.M. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
- Datu Tidore, S.Sos. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Hukum.
- Novy Joseph, S.H., M.H. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
- Rusdi Abidin, S.E. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
- Sonny Pitreno Kailola, S.E. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Teknik.
- Franzusca Matelda Sahupala, S.Sos., M.Si. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Pertanian.
- Lidia Mieke Ruhulessin, S.E. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
- Cliffey Ezaudya Leiwakabessy, S.E. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Sains dan Teknologi.
- Martha Dorkas Melmambessy, S.Sos., M.Si. — Kepala Bagian Umum, Fakultas Kedokteran.
- Andrew Dangeubun, S.T. — Kepala Subbagian Umum, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
- Maryo Lainsamputty, S.H., M.H. — Kepala Subbagian Umum, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran.
- Benjamin Th. Soumokil, S.T., M.Si. — Kepala Subbagian Umum, Program Pascasarjana.
Dalam sambutannya, Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy menegaskan bahwa pengangkatan ke-14 pejabat tersebut telah melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan kementerian, meliputi seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara dengan mempertimbangkan kinerja, kompetensi, serta pengalaman masing-masing calon.
Fredy menjelaskan, keputusan pengangkatan ditetapkan pemerintah melalui kementerian, sedangkan pelaksanaan pelantikan di lingkungan universitas dilakukan berdasarkan mandat yang diberikan kepada Rektor. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan bukan sekadar kedudukan administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas, dan komitmen terhadap kepentingan institusi. Prinsip tersebut, menurutnya, tercermin dalam sumpah jabatan, naskah pelantikan, dan pakta integritas yang telah diucapkan serta ditandatangani para pejabat.
Rektor meminta para pejabat yang baru dilantik tidak terjebak dalam rutinitas administratif, tetapi mampu mengidentifikasi persoalan dan mempercepat pembenahan di unit kerja masing-masing. Program yang telah berjalan baik harus dipertahankan dan dikembangkan, sedangkan berbagai kekurangan perlu segera diperbaiki. Menurutnya, kemajuan Unpatti membutuhkan koordinasi lintas sektor, mulai dari bidang akademik, perencanaan, kerja sama, sistem informasi, keuangan hingga kemahasiswaan.
“Jangan anggap staf sebagai bawahan, tetapi anggap mereka sebagai rekan kerja untuk membantu Bapak dan Ibu dalam menyelesaikan pekerjaan,” kata Fredy.
Penekanan tersebut menunjukkan pentingnya membangun pola kepemimpinan yang kolaboratif di lingkungan kampus. Para pejabat diharapkan mampu memperkuat komunikasi dengan pimpinan dan unit kerja terkait, mengoptimalkan peran staf, serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif. Dengan demikian, penguatan struktur organisasi tidak berhenti pada pengisian jabatan, tetapi harus berdampak pada perbaikan kinerja birokrasi dan kualitas layanan kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika.
Selain profesionalitas dan koordinasi, Fredy menempatkan kualitas pelayanan sebagai salah satu tanggung jawab utama para pejabat. Ia meminta setiap pejabat bekerja sungguh-sungguh dan menjadikan kepercayaan yang diberikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja institusi. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga para pejabat yang dinilai turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas kedinasan. (**)




