SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos

Fakultas Kedokteran Unpatti Usia ke-17: Siap Berdampak Lebih Besar bagi Maluku

Ambon, Sirimaupos.com — Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) resmi mencanangkan peringatan Dies Natalis ke-17 pada Sabtu (5/7), dengan mengusung tema “ARUMBAI – Angkat Rasa, Ukir Makna, Baktikan Diri di Tahun ke-17 dalam Asa dan Inovasi”. Acara pencanangan yang digelar di pelataran Fakultas Kedokteran dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas serta para dosen, staf, dan mahasiswa.

Puncak acara ditandai dengan pemukulan tifa secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dominggus Malle, yang secara resmi membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis.

“Usia 17 tahun memang masih muda dalam ukuran institusi pendidikan tinggi, namun Fakultas Kedokteran Unpatti telah menunjukkan performa luar biasa. Ini adalah modal penting dalam menyiapkan SDM kesehatan yang tangguh untuk Maluku,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Dominggus Malle.

Malle menambahkan bahwa meski distribusi tenaga dokter masih belum merata, Fakultas Kedokteran Unpatti terus berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan meluluskan dokter-dokter muda yang siap terjun ke masyarakat.

“Kami terus mendorong pemerintah daerah agar membuka ruang kerja bagi lulusan Unpatti, agar mereka dapat kembali dan melayani masyarakatnya sendiri,” ujar Dominggus Malle.

Fakultas Kedokteran Unpatti juga mencatat pencapaian signifikan dalam bidang akademik. Salah satunya adalah capaian kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter (UKMPPD) yang melampaui rata-rata nasional.

“Pada tahun 2025 ini, tingkat kelulusan mahasiswa first taker mencapai lebih dari 94%. Ini pencapaian luar biasa dan kami bangga atas kerja keras seluruh tim, khususnya dr. Bertha dan para pembimbing,” lanjut Malle.

Dekan Fakultas Kedokteran, Farah Christina Noya, dalam sambutannya menyampaikan refleksi mendalam atas perjalanan 17 tahun fakultas yang ia pimpin.

“Sejak berdiri, Fakultas Kedokteran telah melewati berbagai fase sulit. Tapi justru di situlah kami menemukan kekuatan, belajar dari tantangan, dan bangkit menjadi lebih kuat,” kata Dekan Fakultas Kedokteran, Farah Christina Noya.

Tema “ARUMBAI” yang diusung tahun ini menurut Noya bukan sekadar jargon seremonial, melainkan manifestasi dari semangat kolektif untuk bekerja, berkarya, dan membaktikan diri bagi masyarakat.

“Tema ini adalah ajakan bagi seluruh sivitas akademika untuk tetap berpijak pada nilai-nilai lokalitas, namun berpikir dan bertindak secara global,” tambahnya.

Noya juga menegaskan bahwa ke depan, Fakultas Kedokteran Unpatti akan terus memperkuat pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi — pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat — sebagai fondasi utama kemajuan institusi.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, menjawab kebutuhan kesehatan yang nyata, dan menjadi bagian dari solusi sistemik untuk Maluku yang lebih sehat,” ujarnya.

Meski status akreditasi saat ini berada pada level “Baik Sekali”, pihak fakultas optimistis dapat mencapai predikat “Unggul” dalam waktu dekat dengan dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

Momentum ulang tahun ini tidak hanya dirayakan sebagai seremonial semata, tetapi menjadi refleksi kolektif dan langkah awal menuju lompatan kemajuan yang lebih terstruktur dan berdampak.


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.