SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos
SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos SirimauPos

Menuju MBD Yang Lebih Baik, Pasangan Calon Bupati Hendrik Natalis Christian-Hengki Pelata Siap Lawan Petahana

Ambon, Sirimaupos.com- Pasangan Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Hendrik Natalis Christian- Hengky Pelata menepis rumor yang berkembang di kalangan masayakat MBD bahwa mereka maju sebagai pasangan “boneka” untuk memuluskan salah satu pasangan calon bupati di daerah tersebut.

Rumor yang sengaja dikembangkan oleh kelompok kepentingan politik di daerah dengan slogan  Honoli Lieta  ini seakan-akan menggunakan isu kekeluargaan dan budaya orang bersaudara sebagai sebuah trik politik untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat MBD bahwa pasangan Hendrik Natalis Christian- Hengky Pelata adalah pasangan “boneka” atau titipan dari calon bupati petahana yang juga maju dalam bursa kursi nomor satu di MBD dengan alasan bahwa mereka adalah orang bersaudara.

Isu tersebut dikembangkan bukan saja dalam pembicaraan “rumah kopi” tetapi juga menyeruak di group-group medsos, tiktok dan diskusi-diskusi publik.  Nayatanya, isu tersebut hanyalah sebuah berita hoax yang tak dapat dipertanggung jawabkan kebenaraya.

SirimauPos

Calon bupati MBD Hendrik Natalis Christian, saat dijumpai di Ambon (21/8) tak memungkiri bahwa dirinya maupun calon Wakil Bupati MBD Hengky Ricardo Pelata memiliki hubungan saudara dengan calon petahana Benyamin Th.Noach, ST namun dalam pandangan politik mereka sangat berbeda dalam visi dan misi maupun perencanaan pengembangan MBD ke depan.

Baca Juga:  Dead Line Pemilihan Ulang Dekan FKIP Sampai Tanggal 5 Besok, Rektor: Jika Tidak Ada Hasil Maka Akan ada PLT

Apalagi publik sudah mengetahui bahwa saat ini “MBD sedang tidak baik-baik saja” sehingga keinginnan dirinya bersama Hengky Ricardo Pelata yang berniat maju bertarung melawan petahana dalam Pilkada MBD merupakan sebuah aspirasi masyarakat dan amanah yang harus diperjuangkan.  Hal ini terbukti dengan adanya kepercayaan tiga partai besar yaitu Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Gerindra yang sudah memberikan rekomendasi kepeda mereka.

“Saya mau menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bahwa isu yang berkembang saat ini yang menyatakan bahwa, saya dan calon wakil saya Hengky Ricardo Palata adalah calon boneka, kami pada sore hari ini harus menyatakan sikap, bahwa kami di dalam mencalonkan diri mengikuti kontestasi pilkada di MBD ini kami diusung oleh partai yang tidak mudah dari 3 partai tersebut yakni partai Gerindra, partai Golkar dan partai Hanura. Dalam hal ini kita mendapat dukungan partai bukan karena ada orang yang membiayai kami untuk mendapatkan partai, itu adalah upaya kami untuk mendapatkan rekomendasi dari 3 partai tersebut. Perlu diketahui bahwa rekomendasi ini hanya sebuah surat yang di dalamnya hanya berisi surat penugasan, tetapi bagaimanapun beban tanggungjawab kami kepada masyarakat MBD yang menjadi konsen bagi kami untuk datang berbakti di sisa hidup kami di MBD. Kami dengan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan Kasih Kristus, kami dapat maju dengan proses yang panjang yang kami lalui untuk mendapatkan rekomendasi ini. Jadi apa yang di sangkakan orang bahwa kami adalah calon boneka, itu saya nyatakan dengan tegas bahwa isu itu tidak benar,” tegasnya.

Baca Juga:  Berkas Belum Lengkap, Taddy Salampessy-Emmylh Dominggus Luhukay Terancam Ditolak KPU Kota Ambon

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Bupati MBD Hengky Ricardo Pelata menyatakan bahwa  saat ini jika rakyat  MBD  mendengar cerita di sana sini, bahkan di media sosial bahwa mereka  diisukan sebagai calon boneka, adalah tidak benar karena keinginnya maju sebagai calon pemimpin di daerah itu semata-mata karena niat hatinya untuk memajukan MBD. 

“Sekali lagi saya menyampaikan itu tidak benar, kami punya cita-cita, kedua komitmen kami berdua maju selain berpikir untuk bagaimana membangun MBD target kita harus menang, karena itu pada kesempatan ini apa yang disampaikan oleh pak Christian sebagai calon bupati, dan saya sebagai calon wakil bupati, saya minta kepada seluruh tim kami, bahkan basudara yang memberikan pilihan kepada penguasa atau petahana yang terus menghembuskan isu boneka, saya minta hentikanlah karena MBD sudah terpuruk,” pintanya

Dikatakan, media sosial harusnya dipakai untuk menyampaikan ide dan gagasan yang positif dan bukan lalu semena-mena media ini dipakai untuk menyampaikan pemikiran yang sempit, dan memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Maluku Terima Ranperda Prov. Maluku tentang Pertanggungjawaban APBD T.A 2022

“Saya minta kepada seluruh masyarakat MBD mari berikanlah doa dan dukungannya kepada kami, karena itu kamai berharap di suasana kondisi MBD yang tidak lagi baik-baik ini kami berdua punya doa kepada Tuhan dan leluhur agar proses ini dapat berjalan dengan baik, dan waktunya kami yakin sungguh bahwa kami akan memenangkan pertandingan ini. Saya dan pak Hendrik ini sudah bersepakat kami berdua ada dalam kontestasi politik dengan satu misi adalah bagaimana datang dengan gagasan kami, pikiran kami, untuk membangun kabupaten MBD yang akan lebih baik di hari esok,” tekadnya. (mon)