SirimauPos
SirimauPos

Seleksi Kepala Biro Akademik Unpatti 2026, Empat Calon Ikuti Tahap Asesmen

AMBON, SirimauPos– Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk jabatan Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Sistem Informasi Tahun Anggaran 2026. Proses seleksi berlangsung Senin (24/8/2026) di Lantai III Gedung Registrasi Universitas Pattimura.
Seleksi tersebut menjadi bagian dari proses penentuan pejabat yang akan memimpin salah satu unit strategis dalam tata kelola Unpatti. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Sistem Informasi memiliki ruang lingkup kerja yang berkaitan dengan layanan akademik, kemahasiswaan serta pengelolaan sistem informasi universitas.
Empat calon mengikuti tahapan asesmen setelah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Mereka adalah Metty Elizabeth Abrahamsz, Lussi R. Loppies, Christian Pattiruhu, dan Robert D. Pesiwarissa. Proses seleksi dilaksanakan Panitia Seleksi yang melibatkan unsur pimpinan Unpatti, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta akademisi Universitas Pattimura.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Pattimura, Pieter Kakisina, mengatakan seluruh calon yang lolos administrasi telah mengikuti rangkaian asesmen yang disiapkan panitia. Tahapan tersebut mencakup penyusunan makalah, presentasi dan wawancara.
“Dari peserta yang memenuhi syarat administrasi terdapat empat orang. Tadi telah dilakukan proses penyusunan makalah, kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan wawancara,” kata Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Pattimura, Pieter Kakisina.
Menurut Kakisina, seluruh rangkaian asesmen terhadap empat calon telah diselesaikan pada hari yang sama. Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum panitia menyusun rekomendasi untuk diteruskan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
“Dari empat calon ini, kita akan merekomendasikan tiga orang ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk selanjutnya ditetapkan dan diangkat sebagai Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura,” kata Kakisina.
Dengan demikian, proses seleksi tidak berhenti pada penilaian internal universitas. Tiga nama hasil rekomendasi akan diteruskan kepada kementerian untuk menjalani proses selanjutnya sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, waktu pengumuman hasil seleksi akan disampaikan panitia melalui sistem yang telah disiapkan.
Kakisina menegaskan bahwa pejabat yang nantinya ditetapkan diharapkan tidak sekadar menjalankan fungsi administratif. Kepala biro tersebut dituntut memiliki komitmen untuk memperkuat kinerja serta mendorong perubahan di lingkungan Universitas Pattimura, terutama pada bidang akademik, kemahasiswaan dan sistem informasi.
“Saya berharap calon yang nantinya ditetapkan oleh Menteri sebagai Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura dapat menjalankan tugas dengan baik, memiliki komitmen yang tinggi, serta mampu melakukan perubahan-perubahan di Universitas Pattimura, khususnya di bidang akademik, kemahasiswaan, dan sistem informasi,” kata Kakisina.
Kebutuhan terhadap kepemimpinan yang mampu mendorong inovasi menjadi semakin penting seiring tuntutan transformasi pendidikan tinggi. Penguatan layanan akademik, kemahasiswaan dan sistem informasi secara terintegrasi akan menjadi bagian dari tantangan pejabat yang nantinya mengemban jabatan tersebut.
Melalui seleksi JPT Pratama ini, Unpatti tengah menyiapkan kepemimpinan biro yang diharapkan mampu memperkuat tata kelola dan kualitas layanan universitas. Penetapan satu pejabat dari tiga nama yang direkomendasikan nantinya menjadi kewenangan kementerian sesuai mekanisme yang berlaku.(*)


Dapatkan berita terbaru dari SIRIMAUPOS.COM langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp kami sekarang juga.

© Hak Cipta SirimauPos.com. Dilindungi Undang-Undang

error: Konten Dilindungi !